Analisis Model Bangkitan Perjalanan Kawasan Perkotaan (Studi Kasus : Kawasan Perkotaan Cepu)
Abstract
Kecamatan Cepu, terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, memiliki posisi strategis sebagai pusat transportasi,
industri, ekonomi, dan pendidikan di Kabupaten Blora. Kawasan ini memiliki fasilitas transportasi lengkap seperti Stasiun
Cepu, Terminal Cepu, dan Bandara Ngloram yang menunjang konektivitas antarwilayah. Didukung oleh industri migas,
kehutanan, dan lembaga pendidikan tinggi seperti PEM Akamigas dan STTR Cepu, wilayah ini berkembang pesat sebagai
pusat aktivitas manusia dan perekonomian. Namun, dengan meningkatnya aktivitas industri, perdagangan, dan mobilitas
penduduk, timbul permasalahan kepadatan lalu lintas yang memerlukan analisis mendalam mengenai bangkitan perjalanan.
Dengan tujuan untuk mengetahui model persamaan bangkitan perjalanan Kawasan perkotaan Cepu, serta faktor atau
variabel apa saja yang menimbulkan bangkitan perjalanan; digunakanlah metode Analisis Regresi Linear Berganda. Setelah
melakukan penyebaran kuesioner kemudian dianalisis melalui uji statistik oleh aplikasi SPSS versi 27, dapat diketahui bahwa
model persamaan bangkitan perjalanan yang utama, yaitu : berdasarkan Faktor atau Variabel yang berpengaruh dominan,
didapati model persamaannya adalah Y = 2,013 + 0,076 X4 + 0,145 X5. Dengan faktor atau variabel yang berpengaruh
terhadap bangkitan perjalanan, yaitu Penghasilan/Pendapatan Keluarga (X4) dan Kepemilikan Kendaraan Roda 2 (X5).
Kata Kunci : Analisis Regresi Linear Berganda, Bangkitan Perjalanan, Faktor/Variabel Pengaruh, Model Persamaan, SPSS
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


