PENGARUH JUMLAH SUDU TERHADAP KINERJA TURBIN ANGIN DENGAN POROS VERTIKAL
Abstract
Turbin angin merupakan salah satu mesin konversi energi yang berfungsi untuk merubah energi kinetik angin menjadi energi mekanik putaran sudu Turbin. Turbin angin savonius cocok untuk diterapkan di negara Indonesia yang memiliki letak geografis pegunungan. Secara umum turbin angin savonius hanya memanfaatkan gaya dorong dari angin, sehingga semakin besar gaya dorong, maka koefisien daya turbin angin juga semakin meningkat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah memvariasikan jumlah sudu (2, 4, dan 6) buah dengan variable bebas kecepatan angin sebesar 4m/s dan 5 m/s. Sedangkan variabel terikatnya adalah Daya angin, Daya generator, Torsi, Daya rotor, TSR dan Koefisien Daya. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa turbin angin poros vertical dengan jumlah sudu yang lebih banyak mempunyai kinerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah sudu yang lebih sedikit. Koefisien Daya (Cp) turbin angin poros vertikal pada kondisi angin dilapangan, mengalami peningkatan untuk setiap penambahan jumlah sudunya pada kecepatan angin 4 m/s didapatkan nilai Cp sebesar 0,935% , 1,118% dan 1,443%. Sedangkan pada kecepatan angin 5 m/s didapatkan nilai Cp sebesar 0,562% ,0,676% dan 0,832%. Hasil koefisien daya (Cp) tersebut menunjukkan bahwa semakin meningkatnya jumlah sudu turbin maka nilai koefisien daya juga semakin meningkat berarti jumlah sudu berpengaruh terhadap Kinerja Turbin angin poros vertical.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

