PENGARUH PENAMBAHAN ABU PELEPAH PISANG TERHADAP KUAT TEKAN BETON

  • Masta'in Masta'in Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe
  • Joko Setiawan Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe
Keywords: Abu Pelepah Pisang, Beton, Kekuatan Tekan

Abstract

Dengan pertumbuhan proyek infrastruktur di Indonesia, Setiap saat ada kemajuan baru dalam penggunaan material beton. Namun, ada kendala dalam mendapatkan material tersebut, dan tidak jarang terjadi kerusakan lingkungan sebagai akibat dari penambangan untuk memperoleh bahan tersebut. Salah satu cara untuk mengurangi jumlah beton yang digunakan adalah dengan membuat campuran beton dari limbah. Pelepah pisang digunakan dalam penelitian ini untuk meningkatkan kualitas beton. Kandungan solulosa didapat dari bekas pembakaran pelepah pisang. di dalamnya, dan 52,72% silika (SiO2) ditambahkan ke dalam beton pada tingkat 5%, 10%, dan 15%. Hasil dari campuran beton baru ini akan sebanding dengan beton biasa. 24 kubus (15 x 15 x 15 cm) digunakan untuk bahan uji penelitian, dan pengujian dilakukan selama 7 hari umur beton. Dalam pengujian laboratorium, beton mencapai tingkat tekan tertinggi pada umur 28 hari ketika ditambahkan abu pelepah pisang sebesar 5%, atau 2%, ke beton normal dengan kuat tekan 262,68 kg/cm2. Sebaliknya, ketika ditambahkan abu pelepah pisang sebesar 10%, atau 2%, kekuatannya menurun sebesar 260,97 kg/cm2 dan ketika ditambahkan abu pelepah pisang sebesar 15%, atau 2%, kekuatannya menurun sebesar 259,83 kg/cm2.

Published
2025-11-28
How to Cite
Masta’in, M., & Setiawan, J. (2025). PENGARUH PENAMBAHAN ABU PELEPAH PISANG TERHADAP KUAT TEKAN BETON. Prosiding Senator, 1(1), 371-374. Retrieved from https://utrcepu.ac.id/jurnal/index.php/senator/article/view/505
Section
Articles