Pengaruh Perbedaan Campuran Bahan Bakar Dengan Oktan Berbeda Terhadap Emisi Gas Buang Dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Sepeda Motor 4 Langkah
Abstract
Salah satu upaya untuk mengurangi emisi gas buang dan meningkatkan efisiensi pembakaran pada sepeda motor 4 langkah pada bahan bakar yang digunakan. Beberapa jenis bahan bakar yang tersedia yaitu pertalite, pertamax dan pertamax turbo, dengan kualitas yang berbeda-beda dalam proses pembakarannya. Research Octane Number (RON) menunjukkan tekanan yang dapat ditahan oleh bahan bakar sebelum terbakar secara spontan. Fokus pada penelitian ini adalah membandingkan RON 90 dan RON 92 serta pengaruh pencampuran dari kedua RON tersebut. Variasi perbandingan campuran yang diteliti adalah RON 90 100%, ((RON 90 75%) : (RON 92 25%)), ((RON 90 50%) : (RON 92 50%)), ((RON 90 25%) : (RON 92 75%)), dan RON 92 100%. Pengujian yang dilakukan adalah mengetahui nilai emisi gas buang dan konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan dengan memvariasikan putaran mesin 1000, 3000 dan 5000 rpm. Hasil uji emisi diperoleh data kadar CO dan HC tertinggi pada campuran ((RON 90 75%) : (RON 92 25%)) Pada putaran rendah 1000 rpm relatif stabil. Selanjutnya untuk kadar CO2 menunjukkan data peningkatan signifikan seiring dengan kenaikan rpm, dimana nilai tertinggi dicapai pada 5000 rpm dan bahan bakar (RON 90 25% : RON 92 75%). Pada rpm rendah (1000 rpm), CO₂ tetap di angka yang rendah dan stabil. Kadar O₂ cenderung menurun saat rpm semakin tinggi, dengan nilai terendah pada 5000 rpm. Nilai O₂ tertinggi konsisten terjadi pada 1000 rpm di seluruh variasi bahan bakar. Dari hasil pengukuran konsumsi bahan bakar menunjukkan bahwa bahan bakar dengan nilai oktan lebih tinggi dapat terbakar lebih efisien pada putaran rendah, sehingga kebutuhan bahan bakar menjadi lebih sedikit.







